KOMODITI
Karakteristik dari komoditi yaitu harga adalah ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar bukannya ditentukan oleh penyalur ataupun penjual dan harga tersebut adalah berdasarkan perhitungan harga masing-masing pelaku Komoditi contohnya adalah (namun tidak terbatas pada) : mineral dan produk pertanian seperti bijih besi, minyak, ethanol, gula, kopi, aluminium, beras, gandum, emas, berlian atau perak, tetapi juga ada yang disebut produk “commoditized” (tidak lagi dibedakan berdasarkan merek) seperti komputer.
Lelang terbuka, yang melibatkan para trader bertatap muka pada ruang perdagangan, merupakan metoda utama dari perdagangan tersebut sebelum diperkenalkannya sistem perdagangan elektronik yang sudah lazim saat ini. Peserta perdagangan komoditi terdiri dari koperasi pertanian yang melindungi hasil panen yang rendah hingga perusahan minyak dan para spekulan pasar.
Resiko dalam perdagangan komoditi, selain dari gagal janji, disebabkan oleh fluktuasi harga. Harga sangat ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar komoditi. Permintaan ditentukan oleh pertambahan penduduk, pertambahan penggunaan, penggunaan baru dan karena substitusi. Penawaran beribah karena pertambahan kapasitas produksi (luas lahan yang ditanam atau pabrik baru yang dibangun), musim, cuaca baik atau buruk, larangan atau insentip pemerintah, bencana alam maupun perang atau perdamaian. Jadi banyak sekali faktor yang tidak bisa diramalkan. Hal inilah yang mendorong timbulnya kebutuhan akan lindung nilai. Kebutuhan akan lindung nilai dipenuhi dengan pembuatan kontrak di LUAR mau di DALAM Bursa. Mula-mula kebutuhan akan lindung nilai ini hanya dirasakan dalam perdagangan komoditi pertanian , tetapi makin lama kebutuhan itu dirasakan untuk semua macam komoditi, termasuk komoditi keuangan, cuaca, ekonomi, perbankan dlsbnya. Untuk semua itu dibuatkan kontrak. Beberapa dari kontrak itu diperdagangkan di bursa yang dinamakan Bursa Komoditi.
Bursa Komoditi
Bursa komoditi merupakan tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran komoditas dan derivatifnya. Pihak penjual dan pihak pembeli barang-barang komoditas bertemu di bursa tersebut. Selain pembeli dan penjual, ada pula pedagang perantara yang dikenal dengan komisioner dan makelar. Komisioner mengambil posisi sendiri, sedangkan makelar tidak dapat memegang posisi. Komoditi yang umumnya ditransaksikan adalah kopi, kakao, gula, kedelai, jagung, emas, tembaga, kapas, lada, gandum, dan CPO (crude palm oil, minyak sawit mentah), katun, susu, logam (emas, perak, nikel) dan juga kontrak berjangka yang menggunakan komoditi sebagai aset acuannya. Kontrak berjangka ini mencakup harga spot, kontrak serah, kontrak berjangka dan opsi berjangka ataupun suku bunga, instrumen lingkungan hidup, swap, ataupun kontrak derivatif pengangkutan.
Bursa komoditi biasanya memperdagangkan kontrak berjangka atas komoditi. Seorang petani yang menanam jagung dapat menjual kontrak berjangka jagung yang baru akan dipanennya beberapa bulan kemudian dan mendapatkan jaminan harga yang akan diterimanya kelak pada saat barang akan diserahkan setelah panen dilakukan; dan seorang produsen makanan ringan serealia membeli kontrak tersebut saat ini dan mendapatkan jaminan bahwa harga tidak akan naik pada waktu barang dikirimkan kelak. Hal ini akan melindungi petani dari kejatuhan harga dan melindungi pula pembeli dari kenaikan harga. Spekulator juga melakukan pembelian dan penjualan kontrak berjangka untuk mendapatkan keuntungan dan menyediakan likuiditas terhadap sistem perdagangan berjangka.
Perdagangan kontrak komoditi dilakukan di bursa komoditi di berbagai negara misalnya di :
- London Commodity Exchange yang sekarang bernama Euronext LIFFE
- New York Board of Trade (NYBOT)
- Chicago Board of Trade yang sekarang sudah disatukan dengan CME
- Winnipeg Commodity Exchange
- London Metal Exchange
- Chicago Mercantile Exchange
- Multi Commodity Exchange of India
- Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange-JFX)
Bursa komoditi yang tersebar diseluruh dunia untuk lebih lengkapnya, antara lain :
Jenis komoditi yang dijadikan dasar kontrak yang diperdagangkan di berbagai bursa dunia
Makanan
| Komoditi | Satuan | Mata uang | Nama Bursa |
|---|---|---|---|
| Kopi (Robusta) | ton | USD ($) | London Commodity Exchange, LFOX |
| Kopi (Arabika) | 1 lb | USD ($) | New York Board of Trade, NCSC |
| Gula | ton | London Commodity Exchange, LFOX | |
| Gula | 1 pon | USD sen (¢) | New York Board of Trade, NCSC |
| Coklat | 1 short ton | USD ($) | New York Board of Trade |
| coklat | ton | GBP (£) | London Commodity Exchange LFOX |
| maizena (jagung) | gantang (=56 pon) | USD ($) | Chicago Board of Trade |
| beras | 2,000 cwt (200,000 lb) | USD ($) | Chicago Board of Trade |
| kedelai | gantang (=60 lb) | USD sen (¢) | Chicago Board of Trade |
| kacang kedelai | short ton | USD ($) | Chicago Board of Trade |
| minyak kedelai | short hundredweight[1] | USD ($) | Chicago Board of Trade |
| gandum | gantang (=60 lb) | USD sen (¢) | Chicago Board of Trade |
| gandum | 100 kg | GBP (£) | London |
| bunga matahari (Minyak sayur) (EU) | 1000 kg | Rotterdam | |
| minyak biji rami (EU) | ton | USD ($) | Rotterdam |
| minyak kedelai (EU) | ton | USD ($) | Rotterdam |
| olein | 20 metrik ton | Rupiah (Rp) | Bursa Berjangka Jakarta |
| bunga | Amsterdam | ||
| barley | metrik ton | dollar Kanada | Winnipeg Commodity Exchange |
| jus jeruk | hundredweight | USD | New York Board of Trade |
Ternak hidup & Daging
| Komoditi | Satuan | Mata uang | Bursa |
|---|---|---|---|
| Babi tanpa lemak | 1 pon | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange |
| Perut babi | 1 pon | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange |
| Ternak lembu/sapi | 1 pon | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange |
| Makanan ternak | 1 pon | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange |
Bahan Bakar
| Komoditi | Satuan | Mata uang | Bursa | |
|---|---|---|---|---|
| Batubara | metrik ton | USD ($) | globalCOAL | |
| Light, Sweet Crude Oil | barrel | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Bensin tanpa timbal | metrik ton | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Diesel (max. 0.035% sulfur) | metrik ton | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Bensin (max. 0.2% sulfur) | metrik ton | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Bensin (max. 1.0% sulfur) | metrik ton | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Bensin(max. 3.5% sulfur) | metrik ton | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange | |
| Brent crude oil | barrel | USD ($) | Chicago Mercantile Exchange |
Logam
| Komoditi | Satuan | Mata uang | Bursa |
|---|---|---|---|
| Emas | troy ons | USD ($) | New York, Chicago |
| Emas | 1 kg | Rupiah (Rp) | Bursa Berjangka Jakarta, Indonesia |
| Platinum | troy ons | USD ($) | New York |
| Palladium | troy ons | USD ($) | New York |
| Silver | troy ons | USD ($) | New York, Chicago |
Logam Industri
Lain lain
| Komoditi | Satuan | Mata uang | Bursa |
| Ethanol | 29,000 US gallon (110 m³) | USD ($) | Chicago, Chicago Board of Trade, New York, American Commodity Exchange (?) |
| Katun | 1 pon | USD sen (¢) | New York, New York Cotton Exchange |
| Karet | 1 kg | Euro sen (¢) | London |
| Minyak sawit | 1 ton | [[Ringgit|Ringgit Malaysia (RM) | Kuala Lumpur |
| Wol | 1 kg | Pound sterling sen (p) | Bradford |
| Jerami | |||
| Polipropilen | 1 ton | USD ($) | London Metal Exchange |
| Polietilen | 1 ton | USD ($) | London Metal Exchange |
| Olein | 20 metrik ton | Rupiah (Rp) | Bursa Berjangka Jakarta |
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


0 komentar:
Posting Komentar